HOME
Home » Bisnis » Bola Majalengka » Oleh-Oleh » Sport » Bola Sepak Buatan Asli Majalengka

Bola Sepak Buatan Asli Majalengka

Posted at Desember 8th, 2015 | Categorised in Bisnis, Bola Majalengka, Oleh-Oleh, Sport

Bola Sepak Buatan Asli dari Majalengka . Majalengka banyak memiliki keunggulan yang dapat dibanggakan tidak hanya warga majalengka tetapi sudah menjadi kebanggaan bangsa Indonesia dan terus berkembang. Salah satunya adalah bola sepak yang asli dibuat di Desa Liangjulang kecamatan Kadipaten, Majalengka. Bola Sepak ini mereknya Triple S pertama kali digunakan dalam ajang Piala Dunia 1998 di Perancis. Saat perhelatan piala dunia itu, bola asli produk bangsa Indonesia tersebut digunakan para pemain top dunia.

Setelah piala dunia itu, si kulit bundar produksi Triple S tersebut pun terkenal di dunia dan laris manis di pasaran luar negeri dan diekspor ke beberapa negara seperti Korea Selatan, Jepang, Malaysia, Belanda, Jerman, Perancis, Kuwait, Brazil maupun negara-negara di benua Afrika.

bola majalengkaSetelah piala dunia di Perancis, Bola produksi Triple S pun terus diekspor saat perhelatan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan dan Piala Dunia 2014 yang berlangsung di Brazil sebanyak kurang lebih satu juta buah bola. Harga bola sepak tersebut berkisar antara 7-20 US dolar per buah. Dalam sebulan, produksi bola Triple S rata-rata mencapai 100 ribu buah.

Untuk memproduksi bola tersebut, PT Sinjaraga Santika Sport menerapkan sistem kerja inti plasma. Maksudya, mempekerjakan sekitar 200 orang karyawan di dalam pabrik dan dibantu dengan sekitar 2.000 pekerja di luar pabrik. Bola Triple S pun telah mendapatkan sertifikat dari FIFA, sertifikat ISO 9001:2000, Good Design dari JIKA, dan lisensi dari CE (Community Europe).

Karenanya, tak heran jika bola itu digemari pasaran ekspor dunia karena memang kualitasnya telah memenuhi standar internasional.Namun sayang, hal yang ironi justru terjadi di dalam negeri. Pengakuan dunia akan kualitas bola Triple S asal Majalengka, belum mengetuk hati PSSI untuk menggunakan bola produk asli Indonesia itu

Keterlibatan Indonesia diwakili oleh produsen bola sepak asal Majalengka, Jawa Barat, yaitu PT Sinjaraga Santika Sport (atau lebih populer dengan sebutan Triple S). Setiap ada pergelaran pesta bola, mulai dari Piala Dunia, Euro, hingga Copa Amerika, The Fédération Internationale de Football Association(FIFA)– induk olah raga sepak bola – selalu memesan bola ke Triple S.

Reputasi Triple S sebagai produsen bola sepak memang tidak diragukan lagi karena sudah memiliki sertifikasi FIFA. Tak anehlah, bola yang diproduksi Triple S menggelinding ke berbagai belahan dunia, seperti Jepang, Argentina, Prancis, Italia, Afrika Selatan dan banyak lagi negara lainnya.

Triple S didirikan oleh Irwan Suryanto pada 1994. Pada awalnya, pria yang akrab dipanggil Pak Haji ini mendirikan toko olah raga di kawasan Kadipaten, Majalengka. Terkadang juga menjadi pemasok peralatan olah raga. Hingga pada akhirnya dia berkenalan dengan seorang mitra dari Korea Selatan, dan mulai saat itulah mereka menjalankan pabrikan, lebih khususnya bola sepak.

Ketika pertama kali berdiri, jumlah karyawan Triple S tidak lebih dari 100 orang. Namun, seiring makin derasnya arus permintaan bola sepak, hingga kapasitas produksinya mencapai 100 ribu bola per bulan, jumlah karyawan pun terus bertambah hingga mencapai 2 ribu orang. “Ada yang khusus mengerjakan penjahitan panel (segi 6/segi 5) di rumah-rumah, ada yang untuk finishing di pabrik, dan masih banyak lagi,” tutur Jefry Romdonny, Direktur Ekspor-Impor Triple S.

Jeffry adalah salah satu anak kandung Irwan yang mendapat kepercayaan dari ayahnya untuk melakukan penetrasi pasar, lokal ataupun global. Ia tanpa ragu memercayakan posisi Direktur Ekspor-Impor Triple S kepada alumni Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Majalengeka ini karena kepiawaiannya dalam bahasa asing. Jefry menguasai bahasa Inggris, Arab, dan sedikit bahasa Mandarin. “Jadi, kalau urusannya melayani pembeli dari luar negeri, kami percayakan kepada Jefry,” tutur Irwan.

Ketika pertama kali terjun ke bisnis keluarga pada 2002, Jefry “diceburkan” lebih dulu ke pabrik, untuk mempelajari bagaimana proses produksi pembuatan bola sepak. “Awalnya saya digembleng oleh Pak Haji mulai dari menjalankan pekerjaan layaknya karyawan lain, seperti membuat panel, menggabungkan panel, menyablon, finishing, distribusi, dan masih banyak lagi,” kata Jefry mengenang. Jadi tidak langsung duduk sebagai direktur ekspor-impor.

Pada 2004, Jefry mulai diajak mengikuti berbagai pameran di luar negeri. Dari pameran itulah Jefry memetik banyak pengalaman, mulai dari pameran yang sepi pengunjung hingga jualannya tidak laku sama sekali. Dia ingat persis ketika mengikuti pameran di Ekuador dan membawa 3.500 bola. “Kebayangdong banyaknya seperti apa?” kata Jefry.

Hari pertama, pengunjung yang datang sangat sepi. Rasa takut mulai muncul di benak Jefry: bola yang dibawanya tidak akan laku terjual. Akhirnya di hari kedua Jefry menurunkan harganya jadi harga ekspor. Hasilnya? Pada hari ketiga bola yang dibawa ludes terjual. Kini, setiap mengikuti pameran, di awal hari Jefry akan memasang harga yang agak mahal. Namun, beberapa hari sebelum pameran berakhir baru harganya diturunkan.

Pengalaman Jefry dalam mengenali karakter pelanggan semakin kaya. Ia tahu persis anak-anak Jepang yang keranjingan karakter animasi. Maka, ketika Triple S pameran di Jepang, bolanya dihiasi karakter animasi Naruto dan sejenisnya. Respons pasar Jepang pun menjadi cukup baik. Demikian pula dengan warga Hongaria yang menggandrungi kata kulit (bahasa Hongaria). Maka, ketika pameran di Hongaria, kata kulit disablon di bolanya.

Hal yang harus difikirkan adalah bahwa jika ingin produk bola ini semakin dikenal dan menjadi bola dunia di pasar dunia, sertifikasi FIFA harus dimiliki oleh triple S dan ini harus diprioritaskan. dan untuk mendapatkan sertifikasi FIFA ini banyak persyaratan yang mesti dipenuhi, mulai dari dilihat pekerjanya, cukup adilkah pengupahannya, atau adakah tenaga kerja yang di bawah umur, bagaimana manajemen limbah, bagaimana kualitasnya. Idealnya, bagi FIFA, bola yang bagus adalah bola yang tidak rusak ketika ditendang sebanyak 2 ribu kali. Saat ini Triple S  memiliki mesin penendang bola yang kekuatan tendangnya 10 kali lebih keras dari tendangan Christiano Ronaldo.

Saat ini dengan manajemen di bawah Jefry, volume ekspor bola sepak buatan Triple S semakin naik. Sebagai contoh ekspor bola sepak ke Afrika Selatan dari satu kontainer ukuran 20 feet dalam setiap pengiriman dengan kapasitas 8.316 bola naik menjadi dua kontainer ukuran 40 feet per bulan. Hal ini juga berlaku juga ke sejumlah negara seperti Jepang, Malaysia, Singapura, dan beberapa negara di Timur Tengah.

Bola Sepak Buatan Asli Majalengka ini semoga terus berkembang dan menjadi ikon nasional , menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.

Comment Closed: Bola Sepak Buatan Asli Majalengka

Sorry, comment are closed for this post.

Related Post to Bola Sepak Buatan Asli Majalengka

daftar gerai alfamart di majalengka

Daftar Alamat Gerai Alfamart di Majalengka

Posted at 18/09/2017

Berikut Daftar Alamat Gerai Alfamart yang tersebar di Kabupaten Majalengka. Cekidot Kota Majalengka 1. Alfamart Babakan Jawa, Jl. Babakan Jawa No.130, Majalengka Wetan, Kec.... Read More

makanan khas majalengka jalakotek

10 Makanan Khas Majalengka Yang Bikin Penasaran

Posted at 06/02/2017

Pernah mencicipi Makanan Khas Majalengka, Jawa Barat ? Kalau yang pernah atau sering bepergian wisata atau karena pekerjaan ke Majalengka sepertinya harus mencicipi aneka... Read More

mall yogya grand majalengka

Daftar Mall Atau Toserba Di Majalengka

Posted at 30/04/2016

Mall atau toserba di kota Majalengka memang masih sedikit sekali. Tapi Alhamdulillah segitu juga sudah uyuhan, dibandingkan 10 tahun atau 20 tahun yang lalu.... Read More

makanan buah duwet khas majalengka

Buah Duwet Khas Majalengka

Posted at 14/10/2015

Waktu kecil , sekitar tahun awal 1980-an , saya sering berburu buah duwet yang khas ini di beberapa tempat di Majalengka. Kadang di kebun-kebun... Read More

Perkembangan Bandara Kertajati Majalengka

Perkembangan Bandara Kertajati Majalengka

Posted at 05/09/2015

Banyak yang berharap proyek pembanguan Bandara Internasional Jawa Barat yang berada di Kecamatan Kertajati, Majalengka cepat selesai. Dengan dibangunnya bandara tersebut, kita sebagai warga... Read More